“Tuhan telah membuka pintu”
Suara Injil: “IKUTLAH YESUS”
SABTU, 5 JUNI 2021
“Tuhan telah membuka pintu”
BE. 140:2-3 “Girgir Ma Hamu” (Tetap Bergemar)
Ndang jadi hamu mabiar, ale!
Sai pangke burju gogoM sasude.
Nang hehe sibolis mamolgak hamu,
Sai tatap ma Jesus, pargogo tutu!
Radoti burju hata-Na sude,
Sai monang hamu baenon-Na muse.
Ibana do Raja na tong monang i.
Torop pe alo-Na sumurut do i.
Tetaplah tenang dan jangan gentar,
Dayamu semua pergunakanlah!
Meski semua setan datang menyerang,
Dengan kuasa Tuhan, kau pasti menang!
Tetaplah setia dengar firman-Nya.
Kau pasti menang di kancah perang.
Lihat Yesus Raja, pahlawan besar;
Semua musuh-Nya binasa kelak!
BACAAN PAGI: 1 Samuel 6:1-18
BACAAN MALAM: Lukas 8:4-15
Wahyu 3:8
“Aku tahu segala pekerjaanmu; lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.”
Di tengah berkecamuknya badai aniaya yang gencar melanda, jemaat di Filadelfia tetap tekun dan tabah menantikan Tuhan, bahkan aktif memberitakan Injil, menghantarkan jiwa-jiwa kepada Tuhan. Meski kekuatannya tidak seberapa, di bawah beban berat salib yang sedang mereka pikul, mereka mengabarkan salib dan kebangkitan Kristus. Kristus berkarya sedemikian rupa sehingga saat-saat penderitaan seperti itu merupakan waktu di mana kebutuhan akan Injil semakin mendesak. Dia, Yang Kudus dan Benar, Yang memegang kunci Daud, menghargai perjuangan jemaat tersebut. Dia berjanji melindungi mereka dari malapetaka yang akan melanda seluruh bumi. Meski menjadi kengerian bagi sekian banyak umat manusia, malapetaka itu tidak akan menghancurkan jemaat Filadelfia. Tuhan menegaskan bahwa Dialah yang membuka pintu kesempatan pekabaran Injil bagi jemaat tersebut di tengah-tengah gelombang aniaya. Ketika pintu pekabaran Injil itu sudah dibuka-Nya, maka siapa pun tidak dapat menutupnya lagi. Tidak seorang pun dapat membungkam Injil. Tidak ada satu pun di alam semesta ini yang memiliki otoritas dan kekuatan yang dapat menandingi Tuhan, Raja Gereja.
Jemaat di Filadelfia ini adalah contoh dan saksi jemaat yang taat dan setia menghayati firman Tuhan. Nama kota itu sendiri sesuai dengan kasih dan kebaikan yang ditunjukkan dan dimiliki oleh warganya satu terhadap yang lain. Ini adalah roh yang unggul, yang membuat mereka menjadi jemaat yang unggul. Memang demikianlah halnya, sebab tidak ada satu kesalahan pun yang ditemukan dalam jemaat ini. Hal ini adalah kabar baik bagi manusia berdosa, termasuk kepada para musuh yang menganiaya jemaat tersebut. Kita mendapati watak Kristus sendiri di dalam jemaat Filadelfia ini. Kodrat Kristus yang Kudus dan Benar terpancar deras dan mengalir darinya. Karena itu, tidak bisa tidak, pasti benarlah mereka hidup dalam firman-Nya, mencerminkan tindakan-tindakan warga dalam pemerintahan Kristus. Sebagaimana kepada jemaat di Filadelfia, Kristus juga mengingatkan kita akan apa yang telah dilakukan-Nya kepada kita, agar kita tidak menyangkal nama-Nya. Maka Dia yang telah membuka pintu itu, akan membiarkannya tetap terbuka, seberapa pun banyaknya musuh, orang-orang fasik yang iri hati terhadap pintu kebebasan umat Allah, yang ingin menutupnya. Jika kita setia kepada Kristus, manusia tidak akan dapat menutup pintu yang telah dibukakan-Nya. Karena itu, taat dan setialah! Kuduskan nama-Nya dan “Ikutlah Yesus!” Amin!
Doa:
“Bukakanlah pintu bagi jemaat-Mu memberitakan Injil kepada musuh-musuh salib-Mu, ya Yesus Kristus, dalam penderitaan dan aniaya memikul salib mengikut-Mu. Amin!”
-btps-
BACAAN PAGI:
1 Samuel 6:1-18
6:1 Setelah tujuh bulan lamanya tabut TUHAN itu ada di daerah orang Filistin,
6:2 maka orang Filistin itu memanggil para imam dan para petenung, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang harus kami lakukan dengan tabut TUHAN itu? Beritahukanlah kepada kami, bagaimana kami harus mengantarkannya kembali ke tempatnya."
6:3 Lalu kata mereka: "Apabila kamu mengantarkan tabut Allah Israel itu, maka janganlah kamu mengantarkannya dengan tangan hampa, melainkan haruslah kamu membayar tebusan salah kepada-Nya; maka kamu akan menjadi sembuh dan kamu akan mengetahui, mengapa tangan-Nya tidak undur dari padamu."
6:4 Sesudah itu bertanyalah mereka: "Apakah tebusan salah yang harus kami bayar kepada-Nya?" Jawab mereka: "Menurut jumlah raja-raja kota orang Filistin, lima borok emas dan lima tikus emas, sebab tulah yang sama menimpa kamu sekalian dan raja-raja kotamu.
6:5 Jadi buatlah gambar borok-borokmu dan gambar tikus yang merusak tanahmu, dan sampaikanlah hormatmu kepada Allah Israel. Mungkin Ia akan mengangkat dari padamu, dari pada allahmu dan dari pada tanahmu tangan-Nya yang menekan dengan berat.
6:6 Mengapa kamu berkeras hati, sama seperti orang Mesir dan Firaun berkeras hati? Bukankah mereka membiarkan bangsa itu pergi, ketika Ia mempermain-mainkan mereka?
6:7 Oleh sebab itu ambillah dan siapkanlah sebuah kereta baru dengan dua ekor lembu yang menyusui, yang belum pernah kena kuk, pasanglah kedua lembu itu pada kereta, tetapi bawalah anak-anaknya kembali ke rumah, supaya jangan mengikutinya lagi.
6:8 Kemudian ambillah tabut TUHAN, muatkanlah itu ke atas kereta dan letakkanlah benda-benda emas, yang harus kamu bayar kepada-Nya sebagai tebusan salah, ke dalam suatu peti di sisinya. Dan biarkanlah tabut itu pergi.
6:9 Perhatikanlah: apabila tabut itu mengambil jalan ke daerahnya, ke Bet-Semes, maka Dialah itu yang telah mendatangkan malapetaka yang hebat ini kepada kita. Dan jika tidak, maka kita mengetahui, bahwa bukanlah tangan-Nya yang telah menimpa kita; kebetulan saja hal itu terjadi kepada kita."
6:10 Demikianlah diperbuat orang-orang itu. Mereka mengambil dua ekor lembu yang menyusui, dipasangnya pada kereta, tetapi anak-anaknya ditahan di rumah.
6:11 Mereka meletakkan tabut TUHAN ke atas kereta, juga peti berisi tikus-tikus emas dan gambar benjol-benjol mereka.
6:12 Lembu-lembu itu langsung mengikuti jalan yang ke Bet-Semes; melalui satu jalan raya, sambil menguak dengan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, sedang raja-raja kota orang Filistin itu berjalan di belakangnya sampai ke daerah Bet-Semes.
6:13 Orang-orang Bet-Semes sedang menuai gandum di lembah. Ketika mereka mengangkat muka, maka tampaklah kepada mereka tabut itu, lalu bersukacitalah mereka melihatnya.
6:14 Kereta itu sampai ke ladang Yosua, orang Bet-Semes itu, dan berhenti di sana. Di sana ada batu besar. Mereka membelah kayu kereta itu dan mereka mempersembahkan lembu-lembu sebagai korban bakaran kepada TUHAN.
6:15 Orang-orang suku Lewi menurunkan tabut TUHAN dengan peti yang ada di sebelahnya, yang di dalamnya ada benda-benda emas itu, lalu menaruhnya di atas batu besar itu, dan pada hari itu orang-orang Bet-Semes mempersembahkan korban bakaran dan korban sembelihan kepada TUHAN.
6:16 Ketika kelima raja kota orang Filistin melihat hal itu, pulanglah mereka ke Ekron pada hari itu juga.
6:17 Inilah benjol-benjol emas yang dibayar orang Filistin kepada TUHAN sebagai tebusan salah: dari Asdod satu, dari Gaza satu, dari Askelon satu, dari Gat satu, dari Ekron satu;
6:18 lagi tikus-tikus emas menurut jumlah segala kota orang Filistin kepunyaan kelima raja kota itu, baik kota-kota yang berkubu maupun dusun-dusun sekitarnya; dan batu besar, yang di atasnya diletakkan mereka tabut TUHAN, di ladang Yosua, orang Bet-Semes itu, adalah saksi sampai hari ini.

Komentar
Posting Komentar