“Yesus Terang Dunia”
KAMIS, 27 MEI 2021
“Yesus Terang Dunia”
BE. 172:1+3 “O Jesus, Panondang” (Yesus T’rang Dunia, T’rangi)
O Jesus, panondang di portibi on, mula ni na torang, tangi hatangkon!
Sai asi roha-Mu di pardosa on; Ho ma mangapuli, au na marsak on!
Tondi, daging, roha, nang gogona i; unang tu na roa, sai di Ho ma i!
Ingkon gok di Ho ma, au hinophop-Mon; asa saut martua, au sisean-Mon.
Yesus, t’rang dunia, t’rangi hatiku; dengarkanlah doa permohonanku!
Aku yang sengsara, kasihanilah; aku penuh dosa, Kau ampunilah!
Tubuh, roh dan jiwa, dan tenagaku, jangan milik dosa tapi milik-Mu.
‘Ku tetap setia, taat pada-Mu; agar berbahagia aku murid-Mu!
BACAAN PAGI: Yesaya 1:1-4, 16-20B
BACAANMALAM: Roma 8:1-8
Yohanes 8:12M
MakaYesus berkata kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”
Yesus adalah Terang Dunia. Dia adalah Matahari kehidupan, terang yang sesungguhnya (1:9), wujud yang kelihatan dari Allah yang tidak kelihatan. Satu matahari menerangi seluruh dunia; begitu pula Yesus; maka tidak diperlukan lagi terang yang lainnya. Betapa gelapnya dunia tanpa matahari, demikian juga halnya dunia ini tanpa Yesus. Terang itu melenyapkan kegelapan. Ketika Terang dinyatakan maka kegelapan dan segala kuasanya yang menyesatkan, serta tipu muslihat Iblis menjadi lenyap. Semua orang yang mengikuti Yesus dibebaskan dari kegelapan dosa, dunia, dan Iblis. Mereka layaknya berjalan di bawah terang matahari, sehingga semuanya jadi tampak terang-benderang. Seperti pengembara yang mengikuti terang dalam gelapnya malam, ia tidak lagi akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup. Terang juga melambangkan hidup, kesejahteraan dan kegembiraan. Dia mendatangkan keselamatan dan menerangi jalan yang benar menuju kepada Allah. Sebaliknya, kegelapan melambangkan kematian, kemalangan dan dukacita. Mereka yang masih berjalan dalam kegelapan, tidak dapat mengikuti Dia (1 Yoh 1:6-7).
Sebagai Terang Dunia, penyataan Yesus juga dinantikan bagi bangsa-bangsa lain (Luk 2:32), dan bukan hanya terang bagi jemaat Yahudi atau orang Kristen saja. Maka kewajiban kita bukanlah hanya untuk mengikuti-Nya dan menyerahkan diri terhadap bimbingan-Nya, melainkan juga menjadikan-Nya milik semua orang. Begitu banyak orang yang masih mengikuti terang-terang palsu yang menuntun mereka pada kehancuran. Dengan menyebut diri-Nya sebagai Terang Dunia dan Surya kebenaran, Yesus mengungkapkan siapa Dia dalam diri-Nya sendiri, yakni Yang Terunggul dan Termulia; juga siapa Dia bagi dunia, yakni Sumber terang, yang menerangi setiap umat manusia. Betapa dunia ini akan menjadi kolong yang gelap gulita tanpa Yesus. Terang ini bukan hanya bagi mata kita, tetapi juga bagi kaki kita. (Maz 119:105) Karena itu, tidaklah cukup hanya dengan melihat Terang tersebut, dan memandangi-Nya saja. Barangsiapa mengikut Yesus, ia harus percaya kepada-Nya, dan dalam segala hal harus hidup menurut jalan dan kebenaran-Nya. Berjalan di dalam Terang-Nya berarti di dalam Yesus yang adalah Jalan satu-satunya menuju kepada kebahagiaan dan hidup yang kekal. Mari, “Ikutlah Yesus!” Amin!
Doa:“
Engkaulah Terang hidup kami dan Jalan yang Benar, ya Tuhan Yesus. Bawalah kami berjalan keluar dari kegelapan ke dalam kebenaran-Mu yang menuju kehidupan kekal. Amin!”
-btps-
BACAAN PAGI:
Yesaya 1:1-4, 16-20
1:1 Penglihatan yang telah dilihat Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem dalam zaman Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda.
1:2 Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab TUHAN berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
1:3 Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."
1:4 Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.
1:16 Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
1:17 belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
1:18 Marilah, baiklah kita beperkara! -- firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
1:19 Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
1:20 Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

Komentar
Posting Komentar