“Pengharapan akan janji Tuhan”





Suara Injil: “IKUTLAH YESUS” S

SABTU 29 MEI 2021

“Pengharapan akan janji Tuhan”

BE. 755:1+3 “Haposan Ho, Tuhan” (Kasih Setia-Mu Tiada Bertara)

Haposan Ho Tuhan, hot do holong-Mu; di las ni roha, tingki arsak pe.A

Asini roha-Mi nang pambaenan-Mu, Ho Sipalua pangondingan pe.

Haposan Ho, Tuhan! Haposan Ho, Tuhan! Ndang na mansohot asi ni rohaM.

Nasa na ringkot di au diparade, tung ala ni asiM do i sude.

Di rade Ho do dame na manongtong, ditogu Ho do au di dalanki.

Marlas ni roha au marpanghirimon, jala margogo ala basa-Mi.

Haposan Ho, Tuhan! Haposan Ho, Tuhan! Ndang na mansohot asi ni rohaM.

Nasa na ringkot di au diparade, tung ala ni asiM do i sude.

Kasih setia-Mu tiada bertara di kala suka atau duka pun.

Kasih setia-Mu yang Kau curahkan menyelamatkan s’luruh hidupku.

Besar setia-Mu, besar setiaMu; kasih setia-Mu tiada taranya.

Yang kuperlukan s’lalu Kau berikan, besar setia-Mu kepadaku!

Damai kekal dan juga pengampunan yang menghiburku dan menuntunku.

Pengharapanku dalam suka duka, kasih rahmat-Mu menguatkanku.

Besar setia-Mu, besar setiaMu; kasih setia-Mu tiada taranya.

Yang kuperlukan s’lalu Kau berikan, besar setia-Mu kepadaku!

BACAAN PAGI: Yesaya 5:15-24

BACAAN MALAM: Yohanes 15:18-20, 26-27

Ibrani 10:23

“Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.”

Oleh karena darah Yesus, orang percaya memiliki jalan terbuka menuju hadirat Tuhan (19). Itulah jasa darah Yesus yang telah dipersembahkan sebagai korban penebusan bagi kita. Olehnya hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni (22). Memasuki tempat kudus menjadi hak istimewa bagi setiap orang Kristen. Ini adalah Perjanjian Baru sebagai wujud kesepakatan kudus yang tidak terbatas hanya dalam belas kasihan pengampunan, bahkan juga jalan terbuka bagi kita ke sorga oleh Juruselamat yang disalibkan. Kematian-Nya adalah jalan hidup kita. Ia terluka dan diremukkan karena dosa-dosa kita. Hal ini tidak dapat dipahami, sampai kodrat manusiawi Kristus, Anak Allah, dengan jelas diterima. Tetapi bagi kita yang telah diampuni dan dikuduskan dalam darah-Nya telah memiliki keberanian masuk dengan teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita akan janji Allah. 

Kekristenan bukanlah suatu teori namun kebenaran yang aplikatif. Karena itu iman kristen dipraktekkan dan diekspresikan secara verbal dan harus dihidupi bukan hanya secara apa yang nampak tetapi juga dalam kehidupan batin. Kekudusan Kristen bukan bersifat mistis ataupun magis, yang terpisah dari dunia, namun yang komprehensif meliputi seluruh kehidupan manusia, dinamis, dan kooperatif. Oleh kebenaran itu kita berani menyampaikan dorongan yang didasari pada dua kenyataan. Pertama, kita memiliki jalan masuk ke “tempat yang kudus” di sorga. Pada waktu Tuhan Yesus mati di kayu salib, tabir yang menutup jalan masuk ke tempat yang kudus di Bait Allah telah koyak. Itu melambangkan bahwa jalan masuk ke tempat yang kudus di sorga sudah dibuka oleh kematian Tuhan Yesus. Kita boleh masuk mendekati Dia. Kedua, kita mempunyai "seorang Imam Besar" Yesus Kristus. Berkat pelayanan-Nya, hati nurani kita sudah dibersihkan, dan tubuh kita telah dibasuh dengan “air yang murni”, yaitu darah-Nya. Dengan ini juga dimaksudkan mengingatkan kita bahwa kita adalah imam-imam di dalam "Bait Allah" yang sesungguhnya. “Bait Allah” itu adalah kita. Nas kita hari ini mendorong kita agar dengan teguh berpegang pada pengakuan tentang harapan kita, bahwa Dia yang menjanjikannya setia. Marilah datang menghadap Allah, dan “Ikutlah Yesus!” Amin!

Doa:

“Oleh karena janji-Mu kami diberi keberanian masuk ke dalam tempat kudus-Mu, ya Yesus Kristus. Kami mau berpegang teguh pada pengakuan pengharapan akan janji-Mu. Amin!”

-btps-

BACAAN PAGI:

Yesaya 5:15-24

5:15 Maka manusia akan ditundukkan, dan orang akan direndahkan, ya, orang-orang sombong akan direndahkan.

5:16 Tetapi TUHAN semesta alam akan ternyata maha tinggi dalam keadilan-Nya, dan Allah yang maha kudus akan menyatakan kekudusan-Nya dalam kebenaran-Nya.

5:17 Maka domba-domba akan makan rumput di situ seperti di padangnya sendiri dan kambing-kambing akan mencari makan dalam reruntuhan gedung-gedung orang kaya.

5:18 Celakalah mereka yang memancing kesalahan dengan tali kedustaan dan dosa seperti dengan tali gerobak,

5:19 yang berkata: "Baiklah Allah lekas-lekas dan cepat-cepat melakukan tindakan-Nya, supaya kita lihat; dan baiklah keputusan Yang Mahakudus, Allah Israel, datang mendekat, supaya kita tahu."

5:20 Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit.

5:21 Celakalah mereka yang memandang dirinya bijaksana, yang menganggap dirinya pintar!

5:22 Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras;

5:23 yang membenarkan orang fasik karena suap dan yang memungkiri hak orang benar.

5:24 Sebab itu seperti lidah api memakan jerami, dan seperti rumput kering habis lenyap dalam nyala api, demikian akar-akar mereka akan menjadi busuk, dan kuntumnya akan beterbangan seperti abu, oleh karena mereka telah menolak pengajaran TUHAN semesta alam dan menista firman Yang Mahakudus, Allah Israel.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELETAKAN BATU PERTAMA DAN PENANAMAN POHON HKBP SUKATANI RESSORT PARDOMUAN DISTRIK XXX RIAU PESISIR

Selamat, HKBP SUKATANI Melakukan Pesta Pembangunan Rumah Dinas & Peletakan Batu Pertama

“Pengharapan yang pasti”