“Berpegang pada kebenaran”






Suara Injil: “IKUTLAH YESUS”

SELASA 1 JUNI 2021

“Berpegang pada kebenaran”

BE. 800:1+5 “Paboa Tu Dakdanak I” (Ajarlah Anak-anak)

Paboa tu dakdanak i binaen ni Tuhan i,

Ulaon na gok huaso i, pinatupa-Na i.

Sai diguruhon ma tongtong, di Debata sambing,

Ojahan ni haporseaon, nang pangkirimon i.

Ajarlah anak-anakmu perbuatan Tuhanmu,

Yang membebaskan manusia dari kuasa dosa.

Dengan tekun ajarkanlah cerit’ra Firman-Nya.I

Itulahdasar beriman bagi umat Tuhan.

BACAAN PAGI: Keluaran 25:1-22

BACAAN MALAM: 1 Korintus 2:1-10

2 Timotius 3:14“

Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.”

Alkitab memperkenalkan adanya dua tipe pertumbuhan iman para tokoh yang dikisahkan di dalamnya. Banyak yang imannya bertumbuh karena pengalaman penganiayaan dan penindasan serta kesusahan lainnya. Dalam suratnya kepada anak rohaninya, Timotius ini, Paulus menggolongkan dirinya di sini. Sebab selama sebagai seorang Yahudi golongan Farisi yang sangat terpelajar, murid seorang Guru Besar terkenal, Gamaliel, Saulus (namanya sebelum bertobat) justru bangga dengan penindasan dan penganiayaan yang ia lakukan terhadap orang-orang Kristen, dan diviralkannya. Walau dirinya disebut sebagai ahli Agama dan terpelajar dalam Taurat Tuhan, namun imannya tidak bertumbuh sama sekali. Baru setelah Tuhan Yesus menangkapnya, Paulus, sipenganiaya dahulu, justru bangga dan dapat bermegah dalam penganiayaan dan penderitaan yang ia alami; begitu pun akan segala kelemahannya. Sebab dalam kelemahannyalah dia menjadi kuat dan dapat mengalami kuasa Allah yang sempurna. (Rm 5:3; 2 Kor 11:30; 12:5, 9; Gal 6:14) Dari orang-orang seperti Paulus yang menderita inilah lahir banyak kata-kata bijak dan hikmat serta pengajaran yang murni. Penderitaan dan aniaya ternyata menjadi batu asah yang menajamkan iman Paulus.

Dalam wejangan sebagaimana dicatat Paulus dalam nas kita hari ini, dia sangat mengapresiasi perkembangan iman Timotius yang bertumbuh dalam pengasuhan keluarga. Walau orangtuanya kawin campur, Ayahnya seorang non-Yahudi yang dicap kafir, dan mereka tinggal di lingkungan yang majemuk dan sangat sekuler, tetapi Eunike, Ibunya, serta Sang Nenek, Lois, dapat membesarkan Timotius di dalam firman Tuhan. Inilah juga nasihat Paulus kepada kita di era digitalisasi dan postmodern saat ini. Terlalu banyak alasan bagi kita untuk mengabaikan ibadah dan pembacaan firman Tuhan dalam keluarga disebabkan berbagai kesibukan dan pengaruh gadget atau HP. Apalagi akibat gengsi supaya tampak trendy dan tidak ketinggalan jaman. Kehangatan keluarga menjadi sesuatu yang hanya artifisial, penuh kepura-puraan. Orang yang nun jauh di dunia seberang diramahi sangat intim. Namun sesama di depan mata tak digubris sedikit pun. Kebenaran di era “post-truth” saat ini pun tergantung selera dan “mood” masing-masing orang. Bahkan kebodohan dijadikan objek canda dan tawa bersama untuk menghibur diri. Paulus membanggakan Timotius selaku seorang anak milenial di jamannya yang tidak terpapar virus kemajuan, namun dapat tekun belajar firman Tuhan karena diasuh oleh Ibu dan Neneknya. Dapatkah kita seperti Timotius dalam keluarganya ini? Pasti bisa! Syaratnya: “Ikutlah Yesus!” Amin!D

Doa“

Kami mau tetap berpegang pada kebenaran yang hakiki dan pengajaran iman yang murni dalam pembacaan firman-Mu, ya Yesus. Berilah damai-Mu dalam keluarga kami. Amin!”

-btps-

BACAAN PAGI:

Keluaran 25:1-222

5:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:2

5:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.

25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga;

25:4 kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing;

25:5 kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;

25:6 minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,

25:7 permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.

25:8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

25:9 Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."

25:10 "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.

25:11 Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.

25:12 Haruslah engkau menuang empat gelang emas untuk tabut itu dan pasanglah gelang itu pada keempat penjurunya, yaitu dua gelang pada rusuknya yang satu dan dua gelang pada rusuknya yang kedua.

25:13 Engkau harus membuat kayu pengusung dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas.

25:14 Haruslah engkau memasukkan kayu pengusung itu ke dalam gelang yang ada pada rusuk tabut itu, supaya dengan itu tabut dapat diangkut.

25:15 Kayu pengusung itu haruslah tetap tinggal dalam gelang itu, tidak boleh dicabut dari dalamnya.

25:16 Dalam tabut itu haruslah kautaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.

25:17 Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.

25:18 Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.

25:19 Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana; seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di atas kedua ujungnya.

25:20 Kerub-kerub itu harus mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sedang sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah harus menghadap muka kerub-kerub itu.

25:21 Haruslah kauletakkan tutup pendamaian itu di atas tabut dan dalam tabut itu engkau harus menaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.

25:22 Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELETAKAN BATU PERTAMA DAN PENANAMAN POHON HKBP SUKATANI RESSORT PARDOMUAN DISTRIK XXX RIAU PESISIR

Selamat, HKBP SUKATANI Melakukan Pesta Pembangunan Rumah Dinas & Peletakan Batu Pertama

“Pengharapan yang pasti”